Catatan Fisika Gunungapi>> A Brief History of Volcanology

Assalamualaikum.wr.wb
Hai guys, see ya around! Huff it’s so long time to do the art of make my blog nothing (until my lecturer gimme some “punch” to remember my job T__T). So what we learn right now, hey I know! why we don’t try to explain Volcanoes?? Yeah, in my final semester I still take many lecture. One of them is Volcanoes Physics. And I get the assignment already and then my paper was too much I think, It’s more than 18 pages…huff😀
* Okayy, it;s time to use Indonesian**

Sejarah Umum Gunungapi

Sejarah perkembangan pengetahuan kegunungapian bermula dari pengertian manusia terhadap gejala tersebut meskipun terbatas dalam tingkatan yang sangat sederhana dan bersifat animistik. Peradaban tentang pengetahuan gunungapi berawal dari perilaku manusia dan manusia purba yang mempunyai hubungan dekat dengan gunungapi. Perkembangan teori vulkanologi secara umum dapat dilihat dibawah ini:

Nama Ilmuan Tahun Teori yang disampaikan
Anaxagoras 5 abad sebelum Masehi Erupsi yang disebabkan angin kencang didalam bumi.
Seneca 65 tahun sebelum Masehi Combustion sebagai sumber panas dari dalam bumi
Pliny (1) 79 tahun sebelum Masehi Ekspedisi ilmiah pertama yang mempelajari studi erupsi
Pliny (2) 79 tahun sebelum Masehi Studi pertama mengenai aktivitas vulkanik pada erupsi Vesuvius.
Snorri Godi 1000 tahun sebelum Masehi Batuan basaltik di Iceland yang diklasifikasi sebagai asal aliran lava.
Liberti Fromondi 1627 Erupsi eksplosif yang dibandingkan seperti tembakan senjata api.
Edward Jorden 1632 Erupsi terjadi karena ”fermentasi” yaitu reaksi kimia dari sulfur yang dibangkitkan dari panas medan terestrial.
René Descartes 1650 Incandescent inti bumi sebagai sumber panas vulkanik.
Athanius Kircher 1665 Peta global pertama yang memuat informasi distribusi gunungapi di bumi.
Francesco d’Arezzo 1670 Eksperimen pertama dengan leburan batuan; lava Etna
J.E Guettard 1751 Identifikasi batuan pada Volvic di Auvergne, Prancis, sebagai lava.
Pierre Grignon 1761 Ekstraksi kristal dari glass slags; produksi dari pengelasan kaca seperti proses terjadi gunungapi.
Nicholas Desmarest 1763 Kolom basalt yang berbentuk basaltik dari asal vulkanik Clermont.
William Hamilton 1776 Pelopor di medan vulkanologi; dike dan urat magmatik
Ben Franklin 1783 Erupsi vulkanik yang memiliki efek atmosfer dan dapat mendinginkan bumi
James Hutton 1785 Pengamatan intrusi magma berasal dari kerak bumi.
James Hall 1790 Eksperimen peleburan dan kristalisasi dari basalt.
D. Dolomieu 1790 Sedimen terstratifikasi dan terkonsolidasi dari debu vulkanik.
Leopold von Buch 1822 Mineral pada lava dibentuk dari kristalisasi magma.
Lazzaro Spallanzani 1794 Analisis kimia terbaru dari batuan vulkanik. Uap air adalah gas magmatik utama yang menyebabkan adanya ledakan gunungapi.
John Playfair 1802 Spekulasi perubahan tekan yang mempengaruhi peristiwa leburnya batuan.
Robert Kennedy 1805 Analisis kimia pertama secara lengkap mengenai basalt.
Humphry Davy 1808 Reaksi alkali secara eksotermis yang menyebabkan panas pada gunungapi
Pierre Cordier 1815 Identifikasi dan analisis dari komponen mineral dari lava.
A. von Humboldt 1822 Penataan linier dari gunungapi yang terkait dengan tektonik yang terkubur dalam.
George P. Scrope 1825 Penurunan tekanan pada tingkat peleburan akan menghasilkan magma pada inti bumi. Tipe-tipe magma dihasilkan dari diferensiasi reaksi kimia.
Charles Darwin 1835 Asal mula kristal yang terjadi karena diferensiasi dari magma.
S.D Poisson 1835 Penemuan bahwa tekanan tinggi pada kedalaman bumi menyebabkan adanya pemadatan batuan pada temperatur yang tinggi.
Gustav Bischof 1837 Mendemonstrasikan secara eksperimen bahwa transformasi dari batuan yang padat ke bentuk magma dapat menambah volume dari magma itu sendiri.
William Hopkins 1839 Penurunan tekanan pada saat peleburan sebagai sebuah proses dalam terbentuknya magma
Robert Bunsen 1851 Magma campuran menghasilkan magma yang intermediet dimana magma berbentuk larutan.
S. Waltershausen 1853 Uap air yang mengembang menyebabkan adanya fragmentasi magma dan piroklastik; penemuan adanya formasi batuan vulkanik bawah laut.
Robert Mallet 1858 Peta distribusi gempa bumi dan gunungapi secara global
Osmond Fisher 1881 Konsep adanya arus konveksi didalam bumi.
John Judd 1881 Vulkanik mendaur ulang air dari gunungapi ke atmosfer, samudera, hingga kembali pada magma melalui bagian padat bumi.
Carl Barus 1893 Pengamatan pertama dari kurva peleburan basalt sebagai fungsi dari tekanan.
Alfres Lacroix 1902 Dokumentasi dari erupsi Mountagne Pelée
Frank Perret 1906 Pelopor teknologi untuk mempelajari fenomena vulkanik
Alfred Wegener 1912 Teori apungan benua
Arthur Holmes 1915 Memprediksi suhu dari bawah permukaan bumi dengan pengamatan panas akibat aktivitas radioaktif yang meluruh.
Arthur Holmes 1916 Magma basaltik berasal dari peleburan dari peridotit
Arthur Holmes 1928 Penurunan laju lebur batuan dan dihasilkannya magma karena konveksi mantel
Norman L. Bowen 1928 Teori kristalisasi sebagian yang menjelaskan  adanya klasifikasi dari magma.

(Sigurdsson, 2000:17)

Panjang banget kan? Yaah sekian dulu deh…semoga bermanfaat! See ya!

Referensi: Sigurdsson, Haraldur. 2007. Encyclopedia of Volcanoes. UK : Academic Press

#disela-sela penat mengerjakan skripsi
@Labkomp Fisika jam 18:48 Universitas Brawijaya

Cuwi still inside

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s